Pertemuan 2
PROSES BISNIS BIDANG OTOMOTIF
Proses bisnis dilakukan oleh perusahaan yang akan melibatkan berbagai perusahaan lainya, Perusahaan adalah organisasi atau badan usaha yang melakukan produksi dimana tenaga kerja dalam melakukan kegiatan dengan menggunakan berbagai peralatan, mesin, dan teknologi lainya untuk mendapatkan suatu produk dan jasa melalui proses dan tahapan-tahapan tertentu. Proses atau tahapan-tahapan tersebut dibuat oleh masing-masing satuan kerja yang sering disebut Prosedur Operaasioanal Standar (POS).
Industri bidang otomotif dalam memproduksi satu produk akan melibatkan banyak perusahaan antara lain:
1. Perusahaan Pemegang Merk
Biasanya perusahaan ini yang akan melakukan perancangan dari perencanaan produk, model, desain (bentuk dan engine), teknologi yang digunakan dan lain sebagainya dengan cara riset dan survey yang dilakukan.
2. Perusahaan Perakitan
Perusahaan ini sering disebut dengan agen (Agen Tunggal Pemegang Merk / Agen Pemegang Merk) melaksanakan produksi sesuai arahan dari perusahaan pemegang merk seperti SOP, standarisasi dan aturan teknis lainya.
3. Perusahaan Karoseri
Perusahaan yang melakukan produsi pada bodi kendaraan dengan mengacu spesifikasi teknis bentuk yang di tentukan oleh pemegang merk.
4. Perusahaan Modifikasi
Melakukan perubahan kendaraan dari bodi, mesin dan bagian lainya sesuai kebutuhan atau keinginan pasar dengan ketentuan pemegang merk.
5. Perusahaan Perbengkelan
Perusahaan yang melakukan produksi dibidang jasa seperti perawatan, perbaikan pada kendaraan.
6. Perusahaan Komponen Otomotif
perusahaan ini memproduksi pembuatan komponen-komponen otomotif sesuai standarisasi teknis dari pemegang merk. Komponen yang dibuat biasanya terdapat 2 kategori yaitu komponen OEM (Original Equipment Manufakturer) dan komponen after market.